Berita

Alumni IPDN: Perjalanan Karir Pamong Praja dari Daerah ke Pusat

Alumni IPDN: Perjalanan Karir Pamong Praja dari Daerah ke Pusat

108 dilihat · 0 dibagikan

Alumni IPDN: Perjalanan Karir Pamong Praja

IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) telah melahirkan ribuan pamong praja yang kini menduduki posisi strategis di seluruh Indonesia. Dari camat, sekretaris daerah, kepala dinas, hingga pejabat di Kemendagri. Simak gambaran perjalanan karir alumni IPDN.

Penempatan Pertama

Setelah dinyatakan lulus, Praja IPDN diangkat sebagai CPNS dan langsung ditempatkan di pemerintah daerah. Penempatan pertama umumnya di level kabupaten/kota, baik di Dinas/Badan maupun Bagian Sekretariat Daerah. Biasanya menjabat sebagai Staf Ahli, Kasubbag, atau Camat pembantu.

Jenjang Karir ASN IPDN

Berikut jenjang karir tipikal alumni IPDN: Tahun 1-5 menjadi staf atau kepala seksi di SKPD. Tahun 5-10 naik menjadi kepala bidang atau camat. Tahun 10-15 menjadi kepala dinas atau sekretaris daerah. Tahun 15-20 bisa menduduki posisi kepala daerah (bupati/walikota) atau pejabat eselon II di Kemendagri. Tahun 20+ menjabat direktur jenderal atau pejabat tinggi madya.

Gaji dan Tunjangan

Gaji pokok ASN IPDN sesuai golongan (IX ke atas) ditambah tunjangan kinerja daerah, tunjangan jabatan (jika memegang jabatan struktural), serta berbagai tunjangan lainnya. Total penghasilan seorang camat bisa mencapai Rp 10-15 juta, sementara kepala dinas bisa mencapai Rp 15-25 juta per bulan.

Kisah Sukses Alumni

Banyak alumni IPDN yang sukses menjadi bupati, walikota, bahkan gubernur. Beberapa alumni juga menduduki posisi strategis di Kemendagri dan Sekretariat Kabinet. Karir yang cemerlang tentu dimulai dari persiapan yang matang saat seleksi.

Mulai perjalananmu menjadi Praja IPDN bersama KawanKelas - bimbel online dengan tutor profesional dan tryout SKD terupdate!

Bagikan Artikel