Ringkasan
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Perubahan kelembagaan ini menjadikan kampus yang berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut sebagai perguruan tinggi vokasi yang fokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Bagi calon pendaftar yang tertarik pada dunia pertanahan, transformasi ini membuka babak baru sekaligus peluang meniti karier di sektor yang terus berkembang.
Kampus Politeknik Agraria STPN berlokasi di Jalan Tata Bhumi Nomor 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, lembaga ini menempuh perjalanan panjang mulai dari Akademi Agraria hingga Akademi Pertanahan Nasional sebelum akhirnya menyandang nama STPN. Kini, melalui perubahan bentuk kelembagaan, institusi ini diperkuat untuk mencetak sumber daya manusia pertanahan yang kompeten dan siap kerja.
Transformasi STPN Menjadi Politeknik Agraria
Perubahan nama dan bentuk kelembagaan STPN menjadi Politeknik Agraria STPN diatur melalui Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 4 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Agraria STPN. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat layanan pertanahan, mendorong reforma agraria, serta membuka akses pendidikan tinggi vokasi yang relevan dengan kebutuhan sektor agraria.
Poin penting: Politeknik Agraria STPN telah memperoleh akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 496/SK/BAN-PT/Ak.PNB/2./PT/VIII/2026.
Berikut tahapan penting dalam perjalanan transformasi tersebut:
Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi menerbitkan keputusan pembukaan tiga program studi baru serta perubahan bentuk STPN menjadi Politeknik Agraria.
Rekomendasi organisasi dan tata kerja diterbitkan oleh Kementerian PANRB.
Politeknik Agraria STPN resmi diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN dan menandai babak baru pendidikan vokasi pertanahan.
Program Studi Politeknik Agraria STPN
Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan beberapa program studi pada jenjang Diploma I (D1) dan Sarjana Terapan (D4). Tiga program studi baru mulai dibuka pada tahun akademik 2025/2026 dan telah mengantongi akreditasi BAN-PT.
| Program Studi | Jenjang | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengukuran dan Pemetaan Kadastral (PPK) | D1 | Program studi lama |
| Pertanahan | D4 | Program studi lama |
| Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan | D4 | Prodi baru 2025/2026 |
| Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan | D4 | Prodi baru 2025/2026 |
| Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah | D4 | Prodi baru 2025/2026 |
Status Ikatan Dinas
Perlu dicatat bahwa secara historis STPN berstatus perguruan tinggi non-kedinasan, sehingga lulusannya tidak secara otomatis diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Namun, Kementerian ATR/BPN terus mendorong transformasi institusi ini menuju skema pendidikan kedinasan dengan ikatan dinas. Usulan tersebut juga pernah disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar STPN menjadi sekolah kedinasan guna mempercepat layanan pertanahan.
Catatan: Status ikatan dinas dan skema penerimaan taruna dapat berubah mengikuti kebijakan terbaru Kementerian ATR/BPN. Calon pendaftar disarankan memantau informasi resmi melalui portal atrbpn.go.id dan laman penerimaan resmi sebelum mendaftar.
Mengapa Memilih Bidang Pertanahan?
Bidang agraria dan pertanahan menawarkan prospek yang luas seiring program reforma agraria dan percepatan layanan pertanahan yang terus digencarkan pemerintah. Lulusan pertanahan dibutuhkan di berbagai lini, mulai dari pengukuran dan pemetaan kadastral hingga pengelolaan data pertanahan.
Relevan dengan kebutuhan negara
Kebutuhan SDM pertanahan yang kompeten terus meningkat seiring percepatan layanan dan reforma agraria.
Prospek karier luas
Lulusan dapat berkiprah di sektor agraria, properti, hingga instansi pemerintah terkait pertanahan.
Pendidikan vokasi terakreditasi
Kampus telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT, menjadi jaminan mutu penyelenggaraan pendidikan.
Transformasi Politeknik Agraria STPN menjadi perguruan tinggi vokasi menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyiapkan tenaga pertanahan yang profesional dan berintegritas. Bagi calon pendaftar yang tertarik mendalami bidang agraria dan pertanahan, institusi ini layak menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan.
Persiapkan Diri untuk Seleksi Sekolah Kedinasan
Pelajari materi SKD dan asah kemampuan melalui tryout CAT sebelum mendaftar.